Di Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, terdapat sebuah Water Park Pantai Lembah Putri Pangandaran. Sudah 3 tahun lebih water park ini dibiarkan begitu saja, terbengkalai meski beberapa fasilitas bangunan seperti kamar mandi, mushola, dan taman bermain masih berdiri kokoh.

Kisah Horor Water Park Pantai Lembah Putri Pangandaran

Kisah horor kian menyelimuti rekreasi taman bermain air ini. Cerita horor yang tersebar ditengah-tengah warga disekitar kian meluas. Berbagai hal dan aneh sering terjadi di Water Park Pantai Lembah Putri Pangandaran. Banyak warga yang merasa seram ketika mencoba masuk kesana, karena berbagai kisah horor.

Seram, Water Park Lembah Putri Pangandaran Menyimpan Kisah Horor

Salah seorang warga di Desa Putrapinggan, Pak Rahmat menjelaskan pengalamannya. Rahmat adalah seorang pedagang bakso keliling yang berjualan dari sore dan kadang sampai larut malam. Ia sering melewati Water Park Pantai Lembah Putri Pangandaran, dan mengatakan sering mendengar seperti adanya aktifitas dari dalam pusat bermain air tersebut.

Kadang Rahmat mendengar seperti ada orang yang sedang mencuci piring, sekolompok orang yang sedang ramai berbicara dengan bahasa yang aneh (padahal tempat itu kosong dan gelap. Dan hal yang paling seram yang pernah membuat Rahmat lari terbirit-birit meniggalkan gerobak jualannya saat tidak sengaja mendengar suara wanita tertawa dengan kencang.

Kisah Horor Water Park Pantai Lembah Putri Pangandaran

Baca Juga : Tips Agar Liburan Ke Waterpark Menyenangkan

Wanita berbaju putih dengan wajah pucat dan berdiri diatas atap bangunan Water Park Pantai Lembah Putri Pangandaran. Sosok menyeramkan ini juga sering muncul dan mengganggu warga sekitar. Selain itu water park yang sudah lama dibiarkan begitu saja ini juga menjadi tempat remaja kala siang hari. Sering didapatkan kalangan remaja yang tertangkap basah sedang berbuat asusila disana.

Rahmat dan warga sekitar berharap agar sebaiknya Water Park Pantai Lembah Putri Pangandaran lebih baik ditutup saja jika memang belum dibuka untuk umum. Karena kisah horor kian menjadi ditengah-tengah warga dan sangat meresahkan. Hingga sekarang pun belum ada kepastian kapan Water Park ini akan dibuka bagi umum, jika diamati sudah 80% pembangunan disana selesai dibangun.